Simulasi Evakuasi Kebakaran, Perumdam Bantul Tingkatkan Kesiapsiagaan Karyawan
Bantul — Perumdam Tirta Projotamansari Bantul menggelar simulasi evakuasi dan tanggap darurat kebakaran di kantor pusat perusahaan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh karyawan dalam menghadapi potensi keadaan darurat kebakaran.
Kegiatan simulasi tersebut diikuti oleh seluruh karyawan dan berlangsung di lingkungan kantor pusat Perumdam Bantul, Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo, Bantul. Simulasi dimulai dengan skenario munculnya sumber api di area kantor yang kemudian ditindaklanjuti dengan prosedur penanganan keadaan darurat secara menyeluruh.
Dalam simulasi tersebut, petugas tanggap darurat terlebih dahulu melakukan pemadaman api awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Setelah itu, alarm kebakaran dibunyikan sebagai tanda dimulainya proses evakuasi seluruh karyawan menuju titik kumpul yang telah ditentukan.
Seluruh peserta simulasi tampak mengikuti arahan petugas evakuasi dengan tertib dan cepat. Karyawan diarahkan keluar gedung melalui jalur evakuasi untuk memastikan proses penyelamatan berjalan aman dan terkoordinasi.
Selain simulasi evakuasi, kegiatan juga dilengkapi dengan penanganan korban sesak napas akibat paparan asap. Tim pertolongan pertama memberikan penanganan awal kepada korban sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan di area aman.
Setelah seluruh peserta berkumpul di titik evakuasi, petugas kemudian melakukan pengecekan kelengkapan personel guna memastikan tidak ada karyawan yang tertinggal di dalam gedung. Proses ini menjadi bagian penting dalam prosedur tanggap darurat kebakaran untuk memastikan keselamatan seluruh penghuni gedung.
Kegiatan simulasi ini menjadi bentuk komitmen Perumdam Bantul dalam membangun budaya keselamatan kerja dan meningkatkan kesiapan seluruh karyawan menghadapi situasi darurat, khususnya potensi kebakaran di lingkungan kerja. Selain melatih respons cepat, simulasi juga bertujuan memberikan pemahaman mengenai prosedur evakuasi yang benar agar risiko korban dapat diminimalkan apabila terjadi keadaan sebenarnya.